Kawah Ijen

Kru kami akan siap menjemput anda di Hotel, Airport, Pelabuhan, Stasiun kereta api ataupun terminal bus. Keberangkatan di pagi hari dengan dengan menggunakan kendaraan 4WD menempuh perjalanan selama 1,5 jam untuk mencapai area parker Paltuding (1850m). Kawah Ijen yang terletak 45km dari kota Banyuwangi  yang mana merupakan tempat masuk paling populer bagi pengunjung. Pada menit menit terakhir berkendara Anda akan melewati salah satu hutan hujan yang terbaik di Jawa dengan vegetasi yang beragam dan jika beruntung Anda dapat menemukan monyet Jawa hitam bergelantungan di pohon dan yang paling mengesankan ketika Anda melihat Puma menyeberang jalan di tambah dengan berjajarnya pohon pakis langka yang akan membuat perjalanan anda lebih mengesankan.

Di tempat parkir di mana Anda memulai untuk mendaki sejauh 3.3km suhu rata-rata antara 14-20 derajat Celsius. Pendakian sendiri terbagi dalam 3 bagian yang berbeda, pada awal Anda akan menemukan sebuah bagian yang mudah untuk 900mtrs lalu di lanjutkan dengan pendakian yang sedikit terjal sekitar 1,4km dan pada bagian akhir anda akan menemukan trek yang hamper datar sekitar 1km dan pada dasarnya diperlukan 1,5h untuk mencapai puncak gunung Ijen (2386m). Semua akan sebanding ketika Anda tiba di puncak dari sini Anda akan menikmati pemandangan yang menakjubkan, Kawah Ijen berisi dengan 32jt-33jt meter kubik air asam hijau kebiru-biruan di dalamnya dan itu menjadi danau asam paling besar di dunia. Pada sudut kiri danau dengan kedalaman sekitar 325m dari puncak ada area lereng kuning yang disebut sulfatara di mana penambang menghasilkan batu kuning terang yang disebut Sulphur/belerang, belerang itu sendiri dihasilkan oleh gas belerang yang berhembus setiap detik dari perut bumi kemudian penambang menyalurkan gas ke dalam pipa untuk kondensasi dan pada sisi lain dari pipa mereka hanya menunggu beberapa jam untuk pemprosesan dari belerang cair menjadi belerang beku. Semua proses dilakukan secara manual tidak ada mesin atau teknologi tinggi, ketika mereka mendapatkan bongkahan belerang mereka akan memotong menjadi ukuran-ukuran yang lebih kecil untuk memudahkan saat mereka memasukkan ke keranjang bambu atau karung plastik. Mereka dapat memuat 60kg-100kg belerang dengan menaiki dan menuruni bukit untuk mencapai tempat pengumpulan belerang yang mana lokasinya persis sekitar 100mtr dari tempat parkir.

Setelah Anda selesai menikmati pemandangan perjalanan ke tempat parkir melewati jalan yang sama ketika Anda mendaki di, kemudian perjalanan di lanjutkan ke tempat penjemputan atau hotel di mana anda menginap. Dalam perjalanan ke Banyuwangi ada perkebunan besar yang menghasilkan beberapa jenis produk tropis yang paling terkenal seperti cengkeh dan kopi robusta ketika, Anda mengunjungi antara April sampai September merupakan waktu yang tepat karena begitu banyak kegiatan untuk dilihat dari orang-orang lokal ketika mereka memanen perkebunan. Salah satunya anda dapat melihat ketika Ibu-ibu memanjat pohon cengkeh setinggi 15m atau lebih hanya dengan tangga bambu tanpa pengaman apapun dan ketika Anda melewati sudut lain dari perkebunan Anda akan mencium aroma wewangian eperti bunga melati tapi aromanya tersebut berasal dari bunga kopi pada saat yang sama Anda dapat melihat orang-orang memanen biji kopi segar langsung dari pohon, salah satu dari pengalaman yang mengesankan. Mengakhiri tour dengan mengantar anda kembali ke Hotel atau tujuan berikutnya.

Featured Packages

Pantai Papuma Jember

MDR (Pabrik Cerutu) Jember

Gunung Bromo

Taman Nasional Baluran

Kru kami akan siap menjemput anda di Hotel, Airport, Pelabuhan, Stasiun kereta api ataupun terminal bus. Baluran hanya berjarak 35km atau sekitar 1,5jam berkendara dari kota Banyuwangi, walaupun Baluran masuk dalam administrasi kabupaten Situbondo tapi akses masuk termudah dan terpopuler dari kota Banyuwangi. Kawasan ini diresmikan menjadi taman nasional sejak 1997 dengan luas keseluruhan 25.000 Ha

Padang savana Bekol adalah salah satu obyek wisata alam andalan Baluran memiliki luas sekitar 300 Ha yang meliputi hamparan savana alami terluas di Pulau Jawa, dengan latar belakang Gunung Baluran tempat ini terlihat sedikit seperti di Afrika itulah mengapa di juluki dengan Africa of Java. Tempat ini berjarak ± 12 km dari pintu masuk Baluran, dan pengunjung dapat menjangkaunya dengan kendaraan sepeda motor maupun mobil. Sepanjang jalan menuju Bekol, pengunjung dapat menjumpai burung merak, ayam hutan dan berbagai jenis burung

Di salah satu sudut Savana terdapat menara pandang yang menampilkan keseluruhan dari Taman nasional Baluran seperti pantai Bama, Gunung baluran beserta aktifitas satwa yang ada di dalamnya, tanaman Acacia nilotica yang terdapat di beberapa sudut  savana dalam perkembangannya memiliki fungsi yang penting sebagai sumber pakan satwa herbivor selain itu juga pada saat musim kemarau menambah indahnya pemandangan padang rumput apalagi jika anda berkunjung pada saat musim kering tanaman-tanaman tersebut terlihat lebih dominan di antara rerumputan yang mengering.

Terdapat ratusan jenis tumbuhan yang merupakan tumbuhan khas dan mampu bertahan dalam kondisi yang sangat kering dan beberapa satwa liar seperti banteng, kerbau liar, Merak, rusa, Kijang dan satwa-satwa lainnya bahkan di yakini masih terdapat macan tutul di dalam taman nasional ini.

Taman nasional Baluran dapat di kunjungi sepanjang tahun tapi musim terbaik untuk berkunjung dapat di lakukan antara maret sampai November di mana rerumputan terlihat lebih kering dan berbeda dari alam Indonesia pada umumnya. Mengakhiri tour dengan mengantar anda kembali ke Hotel atau tujuan berikutnya.

Featured Packages

Pantai Papuma Jember

MDR (Pabrik Cerutu) Jember

Gunung Bromo

Pantai Penyu Sukamade

Hari 1: Kru kami akan siap menjemput anda di Hotel, Airport, Pelabuhan, Stasiun kereta api ataupun terminal bus. Kebereangkatan dari tempat penjemputan kami akan membawa Anda berkendara sekitar 5jam dengaan kendaraan 4wd dengan menyeberangi hutan dan 3 sungai untuk mencapai daerah Sukamade, Sukamade adalah pantai utama yang digunakan untuk konservasi Penyu terletak sekitar 97km timur selatan kabupaten Banyuwangi yang merupakan satu- satu pintu masuk ke Sukamade. Sukamade adalah bagian dariTaman Nasional Meru Betiri dan secara resmi di jadikan Taman nasional sejak tahun 1982 tapi fasilitas konservasi di Sukamade sudah dimulai pada 1972 berarti 10 tahun lebih awal dari Taman nasional itu sendiri. Sebenarnya ada beberapa binatang di dalam taman nasional bahkan dalam jumlah kecil dan itu benar-benar dilindungi seperti Harimau Jawa, Banteng, Kucing hutan, Babi liar, Monyet hitam Jawa, Rusa dll Pada bagian ini pemerintah benar-benar fokus untuk melindungi Penyu. Ada sekitar 4 jenis penyu yang sering datang ke Sukamade pantai untuk bertelur, penyu hijau, penyu sisik, penyu pipih dan penyu Belimbing..

Penyu hijau adalah penyu yang paling sering datang ke pantai Sukamade dan hampir sepanjang tahun mereka datang bertelur, setiap malam kita bisa menemukan 2 sampai 5 penyu dan rata-rata mereka akan bertelur antara 70-100 butir telur dari masing masing penyu setelah itu  ranger akan menggali telur dan membawanya ke pondok konservasi. Di dalam pondok mereka memiliki pasir yang sama dari pantai untuk menampung telur selama 40-60 hari untuk  menunggu proses penetasan, kegiatan ini kita sebutn sebagai penetasan semi alami karena ketika telur disentuh oleh manusia atau pindah dari lubang penyu itu berarti tidak sepenuhnya alami lagi dan alasan mengapa ranger harus memindahkan telur dari pantai karena begitu banyak predator di sana seperti babi dan biawak, manusia adalah predator terbesar juga bagi mereka. Cara ini cukup membantu untuk populasi penyu karena perkembangan mereka benar-benar rentan, mulai dari menetas perbandingan dari penyu yang selamat adalah 1 dengan 1000.  40 tahun terakhir ranger mengklaim mereka telah memantau dan manandai sekitar 3000 penyu.

Setelah berkendara 5jam Anda akan tiba ke homestay perlu di ketahui kondisi homestay hanya apa adanya tapi cukup nyaman untuk bermalam. Setelah makan malam merupakan daya tarik utama bagi para pengunjung., pengunjung hanya perlu duduk bersantai di pantai sementara itu ranger akan mencari tempat penyu bertelur ketika mereka menemukan mereka akan memanggil anda dan yang paling mengesankan adalah ketika Anda melihat langsung penyu bertelur. Setelah Anda selesai kembali lagi ke homestay untuk bermalam.

Hari 2: Setelah sarapan bersiap untuk melanjutkan perjalanan kembali ke kota Bayuwangi sepanjang perjalanan yang bergelombang Anda dapat menikmati hutan yang indah dan bisa berhenti untuk melihat orang-orang lokal ketika mereka menyadap  getah karet di pagi hari dan berhenti untuk melihat kebun kakao  semua itu akan menjadi salah satu pengalaman yang tak terlupakan bagi Anda. Mengakhiri tour dengan mengantar anda kembali ke Hotel atau tujuan berikutnya.

 

Featured Packages

Pantai Papuma Jember

MDR (Pabrik Cerutu) Jember

Gunung Bromo

Perkebunan Kaliklatak

Kru kami akan siap menjemput anda di Hotel, Airport, Pelabuhan, Stasiun kereta api ataupun terminal bus Kaliktatak adalah sebuah perkebunan yang terletak 15 kilometer sebelah barat laut kota Banyuwangi.

Wisata agro Kaliklatak merupakan perintis wisata agro di Banyuwangi dan bahkan di Indonesia. Perkebunan ini sudah berdiri sejak lama. Pada awalnya pemilik pertamanya adalah sebuah perusahaan Belanda Mij Moorman & Co, namun pada tahun 1957 perkebunan ini berpindah tangan ke R.Soehoed Prawiroatmodjo, seorang pengusaha lokal dan khusus bergerak di bidang tanaman kopi, karet dan kakao. Oleh tangan dingin beliau, perkebunan Kaliklatak berkembang pesat di bidang tanaman lada, cengkeh, pala, vanili, kayu manis, keningar, kayu putih, kelapa, buah-buahan seperti pisang dan jeruk.

Salah satu daya tarik agro wisata Kaliklatak adalah adanya peragaan pengolahan kopi mulai dari penanaman, pemeliharaan, pemetikan biji kopi dan pengolahan menjadi biji kopi siap konsumsi. Demikian juga pengelolaan tanaman karet mulai pengambilan getah sampai dengan pemrosesan menjadi bahan dasar pembuatan produk karet lainnya. Semuanya bisa diamati oleh pengunjung.Jadi selain menikmati panorama alam, pengunjung juga pulang dengan mendapat ilmu dan pengalaman menarik.

Perkebunan Kaliklatak memiliki luas sekitar 1013 hektar, terletak di ketinggian 450 M dari permukaan laut membuat hawa disini sangat sejuk, berlatar belakang Gunung Ranti. Bila pengunjung naik hingga ke tempat yang tertinggi, yaitu Hargosonyo, akan terlihat pemandangan indah kota Banyuwangi, Selat Bali, Semenanjung Blambangan dan pulau Bali. .

Untuk fasilitas penunjang tersedia perumahan untuk karyawan, taman kanak-kanak, sekolah, gedung kesenian dan oleharga, tempat ibadah (mesjid dan gereja), dan pasar. Gedung kesenian dan olahraga dimanfaatkan untuk latihan menari, karawitan, senam, dan olahraga yang masing-masing digiatkan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik serta pemantapan budi pekerti.

R. Soehoed Prawiroatmodjo memiliki pandangan yang sangat jauh ke depan. Baginya, sejarah kehidupan manusia merupakan elemen peradaban manusia sendiri dari jaman ke jaman. Untuk itu beliau membangun gapura yang disebut Candi Catur Purwaning Dumadi dengan pagar sejarah dengan hiasan 36 relief yang menggambarkan sejarah manusia dari jaman purba, masa kini, sampai masa depan. Ini merupakan pesan kepada generasi muda agar jangan melupakan sejarah, selalu bersikap profesional apapun pilihan pekerjaannya, dan memperkenalkan kepada dunia internasional bahwa bangsa Indonesia cinta damai dan memahami hakekat hidup sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa. Mengakhiri tour dengan mengantar anda kembali ke Hotel atau tujuan berikutnya.

Featured Packages

Pantai Papuma Jember

MDR (Pabrik Cerutu) Jember

Gunung Bromo

Pantai Pulau Merah

Kru kami akan siap menjemput anda di Hotel, Airport, Pelabuhan, Stasiun kereta api ataupun terminal bus dan membawa anda berkendara menempuh jarak 70km ke sisi selatan kota Banyuwangi,

Pantai ini dikenal karena sebuah bukit kecil di seberang pantai dengan ketinggian sekitar 200m bertanah merah yang tertutup tumbuhan hijau menjadikan warna aslinya tidak terlihat lagi. Bukit ini dapat dikunjungi dengan berjalan kaki hanya pada saat air laut surut, kawasan ini merupakan salah satu tempat yang terkena gelombang tsunami pada awal 90an tapi seiring berjalannya waktu warga local dan pihak Perhutani yang punya kuasa akan pengelolaan tempat ini mengubah sedikit demi sedikit tampilan wajah pantai dan lingkungan sekitarnya menjadi lebih indah dan layak untuk di kunjungi.

Pemerintah kota banyuwangi memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan kawasan wisata ini, salah satunya dengan memperbaiki akses jalan menuju lokasi. Pada akhir 2012 lalu, Pemkab Banyuwangi telah memperkenalkan Pantai Pulau Merah ke dunia internasional melalui beberapa international sport competition event.

Pantai Pulau Merah berpasir putih terbentang sepanjang tiga kilometer sehingga sangat sesuai untuk wisata keluarga namun tidak di anjurkan untuk berenang khususnya anak-anak di karenakan ombak yang cukup tinggi.

Ombak di kawasan Pulo Merah cukup menantang dengan ketinggian antara 3-5m pastinya sangat cocok untuk anda yang menyukai olahraga surfing. Mengakhiri tour dengan mengantar anda kembali ke Hotel atau tujuan berikutnya.

 

 

Featured Packages

Pantai Papuma Jember

MDR (Pabrik Cerutu) Jember

Gunung Bromo

Taman Nasional Alas Purwo

Kru kami akan siap menjemput anda di Hotel, Airport, Pelabuhan, Stasiun kereta api ataupun terminal bus dan kami akan mengajak anda berkendara selama 2,5jam dari kota Banyuwangi, area ini merupakan kawasan hutan yang mempunyai berbagai macam tipe ekosistem yang tergolong utuh di Pulau Jawa. Ekosistem yang dimiliki mulai dari pantai (hutan pantai) sampai hutan hujan  dataran rendah, hutan mangrove, hutan bambu, savana dan hutan tanaman

Keanekaragaman jenis flora darat di kawasan Taman Nasional Alas Purwo termasuk tinggi. Diketahui lebih dari 700 jenis tumbuhan mulai dari tingkat tumbuhan bawah sampai tumbuhan tingkat pohon dari berbagai tipe/formasi vegetasi.  Tumbuhan khas dan endemik pada taman nasional ini yaitu sawo kecik. Selain itu tumbuhan yang sering dijumpai yaitu ketapang, kepuh,10 jenis bambu dan tumbuhan-tumbuhan lainnya.

Disamping kaya akan jenis-jenis flora, Taman Nasional Alas Purwo juga kaya akan jenis-jenis fauna daratan, baik kelas mamalia, aves dan herpetofauna (reptil dan amfibi). Ditemukan 50 jenis mamalia di Taman Nasional Alas Purwo. Beberapa jenis mamalia yang dijumpai di kawasan TNAP yaitu banteng , rusa, babi hutan, kijang, macan tutul, lutung, monyet ekor panjang dll.

Dan ditemukan sekitar 302 jenis burung. Beberapa jenis burung yang mudah dilihat diantaranya Elang laut perut putih, ayam hutan hijau , ayam hutan merah ,Merak hijau dll.

Masyarakat sekitar taman nasional sarat dan kental dengan warna budaya “Blambangan”. Mereka sangat percaya bahwa Taman Nasional Alas Purwo merupakan tempat pemberhentian terakhir rakyat Majapahit yang menghindar dari serbuan kerajaan Mataram, dan meyakini bahwa di hutan taman nasional masih tersimpan Keris Pusaka Sumelang Gandring.

Oleh karena itu, tidaklah aneh apabila banyak orang-orang yang melakukan semedhi maupun mengadakan upacara religius di Goa Padepokan dan Goa Istana. Di sekitar pintu masuk taman nasional (Rowobendo) terdapat peninggalan sejarah berupa “Pura Agung” yang menjadi tempat upacara umat Hindu yaitu Pagerwesi. Upacara tersebut diadakan setiap jangka waktu 210 hari.

Kawasan Alas Purwo ditetapkan sebagai taman nasional sejak tahun 1992 dengan luas keseluruhan 43.420 ha dan destinasi utama untuk berwisata adalah savanna Sadengan di mana anda dapat menikmati aktifitas kwanan banteng dan nerak di setiap pagi atau sore hari ketika mereka berkumpul untuk mencari makan. Mengakhiri tour dengan mengantar anda kembali ke Hotel atau tujuan berikutnya.

Featured Packages

Pantai Papuma Jember

MDR (Pabrik Cerutu) Jember

Gunung Bromo