Kru kami akan siap menjemput anda di Hotel, Airport, Pelabuhan, Stasiun kereta api ataupun terminal bus dan kami akan mengajak anda berkendara selama 2,5jam dari kota Banyuwangi, area ini merupakan kawasan hutan yang mempunyai berbagai macam tipe ekosistem yang tergolong utuh di Pulau Jawa. Ekosistem yang dimiliki mulai dari pantai (hutan pantai) sampai hutan hujan  dataran rendah, hutan mangrove, hutan bambu, savana dan hutan tanaman

Keanekaragaman jenis flora darat di kawasan Taman Nasional Alas Purwo termasuk tinggi. Diketahui lebih dari 700 jenis tumbuhan mulai dari tingkat tumbuhan bawah sampai tumbuhan tingkat pohon dari berbagai tipe/formasi vegetasi.  Tumbuhan khas dan endemik pada taman nasional ini yaitu sawo kecik. Selain itu tumbuhan yang sering dijumpai yaitu ketapang, kepuh,10 jenis bambu dan tumbuhan-tumbuhan lainnya.

Disamping kaya akan jenis-jenis flora, Taman Nasional Alas Purwo juga kaya akan jenis-jenis fauna daratan, baik kelas mamalia, aves dan herpetofauna (reptil dan amfibi). Ditemukan 50 jenis mamalia di Taman Nasional Alas Purwo. Beberapa jenis mamalia yang dijumpai di kawasan TNAP yaitu banteng , rusa, babi hutan, kijang, macan tutul, lutung, monyet ekor panjang dll.

Dan ditemukan sekitar 302 jenis burung. Beberapa jenis burung yang mudah dilihat diantaranya Elang laut perut putih, ayam hutan hijau , ayam hutan merah ,Merak hijau dll.

Masyarakat sekitar taman nasional sarat dan kental dengan warna budaya “Blambangan”. Mereka sangat percaya bahwa Taman Nasional Alas Purwo merupakan tempat pemberhentian terakhir rakyat Majapahit yang menghindar dari serbuan kerajaan Mataram, dan meyakini bahwa di hutan taman nasional masih tersimpan Keris Pusaka Sumelang Gandring.

Oleh karena itu, tidaklah aneh apabila banyak orang-orang yang melakukan semedhi maupun mengadakan upacara religius di Goa Padepokan dan Goa Istana. Di sekitar pintu masuk taman nasional (Rowobendo) terdapat peninggalan sejarah berupa “Pura Agung” yang menjadi tempat upacara umat Hindu yaitu Pagerwesi. Upacara tersebut diadakan setiap jangka waktu 210 hari.

Kawasan Alas Purwo ditetapkan sebagai taman nasional sejak tahun 1992 dengan luas keseluruhan 43.420 ha dan destinasi utama untuk berwisata adalah savanna Sadengan di mana anda dapat menikmati aktifitas kwanan banteng dan nerak di setiap pagi atau sore hari ketika mereka berkumpul untuk mencari makan. Mengakhiri tour dengan mengantar anda kembali ke Hotel atau tujuan berikutnya.